Sekolah telah resmi memasuki masa liburan musim panas, dan kantor manajemen asrama sedang mencari cara untuk mempercepat kepulangan para penghuni. Beberapa musim panas terakhir, Dai Yu dapat tinggal di kampus karena ia perlu membantu seorang profesor dalam proyek penelitiannya. Namun, tahun ini permohonannya tidak disetujui, sehingga Dai Yu tidak punya pilihan selain pulang dan menghabiskan liburan musim panas terakhirnya di sana.

Namun, hidup memang tidak terduga! Dua bulan lalu, Yang Minyue pindah ke rumah Wang Jifeng, membawa semua barang miliknya. Sekarang, kesan Dai Yu tentang rumah itu hanyalah sebuah apartemen komersial yang kosong.

Di musim panas yang terik ini, Dai Yu tidak punya tempat tujuan.

Setelah bergumul lama, ia setuju untuk pindah ke rumah Wang Jifeng. Meskipun itu berarti bukan hanya musim panas ini tetapi juga tahun depan, tahun berikutnya, atau bahkan jangka waktu yang lebih lama, ia dan Wang Jianqiu akan tinggal di bawah satu atap. Perubahan takdir yang tak terduga ini membuatnya lengah.

"Dai Yu, sebenarnya, jika kamu tidak keberatan, kamu bisa tinggal di tempatku musim panas ini."

"Tidak, tidak, tidak, aku tidak sanggup menghadapi antusiasme Hainan."

Relokasi asrama telah selesai dengan semua barang dibuang, dan Zhou Guwen merasakan perasaan campur aduk saat melihat sosok Dai Yu berjalan pergi dengan ransel di pundaknya dan menyeret koper.

Ia merasa bahwa setelah empat tahun, ia masih belum sepenuhnya memahami saudaranya ini. Baru ketika Dai Yu berbelok di sudut dan sosoknya tertutupi oleh bangunan, Zhou Guwen menoleh.


Setelah ragu-ragu selama lebih dari sepuluh menit di luar pintu, Dai Yu menekan bel pintu dengan tangan gemetar. Pintu terbuka, dan dia melihat kegembiraan yang tak tersembunyikan di wajah Yang Minyue.

"Masuk cepat!"

Yang Minyue menuntun Dai Yu masuk dan dengan gembira menuangkan jus semangka segar dari lemari es untuknya. Tatapannya tak pernah lepas dari Dai Yu, ingin melihat putranya yang selalu ada di pikirannya siang dan malam.

"Wang... Ayah, dan kakakku..."

Dai Yu menyesap jus semangka itu. Meskipun agak ringan, rasanya menyegarkan dan enak. Saat mengalir di tenggorokannya, rasa kering yang dirasakannya sebelumnya pun hilang.

"Jifeng pergi dalam perjalanan bisnis mendadak. Jianqiu kembali ke sekolah untuk mencari informasi tentang topik penelitiannya, dan dia akan pulang untuk makan malam siang ini."

"Apakah kakakku belum lulus?"

"Jianqiu sedang menempuh studi S2 di Universitas C. Dia dua tahun lebih tua darimu."

"Dia mengambil jurusan apa?"